Sambangi Turnamen Golf di Bali, Sandiaga Dorong Sport Tourism

0
127
Sport tourism merupakan salah satu inovasi pariwisata yang memiliki daya tarik tersendiri dalam meningkatkan kunjungan wisatawan ke Bali. (Foto:urbancity.id/Pool/Dok.Twitter Kemenparekraf).

JAKARTA,urbancity.id – Sport tourism merupakan salah satu inovasi pariwisata yang memiliki daya tarik tersendiri dalam meningkatkan kunjungan wisatawan ke Bali.  Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI Sandiaga Salahuddin Uno pun berharap lebih banyak event-event berbasis olahraga yang diselenggarakan di Bali, untuk semakin menggeliatkan sektor pariwisata dan ekonomi di Pulau Dewata.

“Hari ini kita baru saja berpartisipasi dalam kebangkitan pariwisata dan ekonomi Bali. Dan kami juga berkontribusi pada kegiatan charity cup Piala Gubernur dan melihat antusiasme dari para pelaku parekraf, yang ternyata 70 persen datang dari luar Bali,” ujar Menparekraf saat menghadiri kegiatan Turnamen Golf Piala Gubernur Bali 2022 for Charity di Bali National Golf Club, Nusa Dua, Bali, Sabtu (15/1/2022).

Sandi juga mengungkapkan, pihaknya juga telah menggagas pembangunan sirkuit di Kabupaten Jembrana sebagai bagian dari keberpihakan Kemanparekraf terhadap sport tourism.

“Ini kita harapkan sebagai bagian dari keberpihakan kita agar semakin banyak event-event berbasis olahraga sport tourism yang bukan hanya dihadirkan di Badung, tapi juga di Jembrana,” lanjut Sandiaga.

Baca Juga: Wujudkan Toilet Standar Bintang 5 di Pantai Kuta Bali, Kemenparekraf Gandeng ATI

Saat ini, Pemerintah Provinsi Bali tengah mempersiapkan pengembangan sirkuit sprint rally dan speed rally yang akan dibangun di atas tanah seluas 150-200 hektare, yang dikelola Perusahaan Daerah Perkebunan Sangiang di Kabupaten Jembrana.

Sandiaga menilai bahwa pembangunan satu sirkuit saja diproyeksikan dapat menyerap sekitar 300 lapangan kerja.

“Selain itu, saya diberi tahu bahwa Oceanman akan kembali di gelar pada Juni di Sanur, tapi yang paling menarik adalah World Cup For Ocean Open Water Swimming yang kelasnya dunia dan kemungkinan hadir di Bali. Ini merupakan bagian dari kebangkitan ekonomi untuk Bali seiring dengan pengendalian pandemi COVID-19 yang lebih baik,” harapnya.