Menteri Basuki : Pemerintah Indonesia Kerjasama dengan UNESCO Sukseskan WWF 2024 di Bali

0
118
Menteri Basuki, saat melakukan pertemuan bilateral dengan United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO). (Foto:urbancity.id/pool/dok.PUPR).

JAKARTA,urbancity1.id – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyampaikan ucapan terima kasih atas keinginan UNESCO mendukung penyelenggaraan World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali pada bulan Maret 2024 mendatang.

Pemerintah Indonesia kata Mentri Basuki, memiliki komitmen dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap air bersih dan sanitasi, termasuk untuk mengurangi stunting. Selain itu Pemerintah Indonesia mendukung penuh usulan memperkuat aspek data dan ilmu pengetahuan dalam pengelolaan sumberdaya air.

“Kami ingin memperkuat kerjasama dengan UNESCO untuk mempercepat peningkatan layanan air bersih, sanitasi dan kesehatan masyarakat, antara lain untuk pengurangan stunting di Indonesia. Kami mengembangkan pembangunan infrastruktur air bersih dan sanitasi yang  berdaya tahan terhadap perubahan iklim,” kata Menteri Basuki, saat melakukan pertemuan bilateral dengan  United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) atau Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan PBB di Gedung World Heritage Center, Kota Paris, Kamis (2/6/2022).

Dalam pertemuan itu, metri Basuki diterima oleh Assistant Director-General (ADG) for Natural Sciences, Mrs. Shamila Nair-Bedouelle yang menegaskan bahwa UNESCO akan memobilisasi jejaring negara-negara dan institusi global yang dimilikinya untuk membantu Indonesia dalam WWF 2024 mendatang.

Menurut Menteri Basuki, terpilih menjadi tuan rumah penyenggaraan WWF mencerminkan komitmen Indonesia dalam pengelolaan sumber daya air. Indonesia merupakan negara  Asia Tenggara pertama yang terpilih menjadi tuan rumah WWF.

Menteri Basuki menyampaikan akan segera berkomunikasi  dengan World Water Council terkait usulan dan keinginan UNESCO dalam penyiapan program/agenda penyelenggaraan WWF di Bali tahun 2024.

“UNESCO memiliki peran penting, terutama melalui Intergovernmental Program Hidrologi, sebagai fasilitator pertukaran dan kerjasama dalam hal data dan ilmu pengetahuan bidang keairan,” tutup Menteri Basuki.

Baca Juga:Menteri Basuki Ajak Kementerian, Lembaga dan Swasta Kolaborasi Penuhi Kebutuhan Air Bersih dan Sanitasi Layak

Dalam pertemuan bilateral tersebut, UNESCO menyampaikan dukungan dan kesiapan untuk kerjasama dengan Pemerintah Indonesia untuk mensukseskan kegiatan World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali.

Selain memberikan selamat atas terpilihnya Indonesia sebagai tuan rumah WWF di Bali, UNESCO akan memobilisasi jejaring negara-negara dan institusi global yang dimilikinya untuk membantu Indonesia dalam WWF 2024 mendatang.

UNESCO berkeinginan untuk dapat terlibat aktif dalam tema-tema tertentu, seperti air (air tanah dan hidrologi), sanitasi, gender,  hingga data dan ilmu pengetahuan melalui penyelenggaraan rangkaian kegiatan sebelum dan selama WWF 2024. Selain itu, UNESCO akan  berpartisipasi dalam pameran seperti terakhir di Dakar, Senegal.

UNESCO juga mengajukan usulan untuk penyusunan dan peluncuran laporan terkait sumber daya air di dunia atau World Water Development Report (WWDR) 2024 berjudul Leveraging Water for Peace and Prosperity pada opening ceremony WWF ke-10 di Bali tersebut.

UNESCO juga mengundang partisipasi Indonesia pada penyelenggaraan UN-Water Groundwater Summit di UNESCO Headquarter pada 6-8 Desember 2022 mendatang.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljo dimohon berkenan untuk menerima tongkat estafet ‘Groundwater’ dari Presiden World Water Council Mr. Loic Fauchon. Diketahui, pada penyelenggaraan WWF di Dakar, Maret 2022 lalu, UNESCO menyerahkan tongkat estafet ‘Air Tanah’ kepada World Water Council.