Menaker Dorong Tukang Bangunan Tersertifikasi

0
201
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah. (Foto:urbancity.id/Pool/Dok.Kemnaker).

JAKARTA, urbancity,.id – Sertifikasi bagi pekerja memberikan banyak manfaat teruma akan memudahkan para pencari kerja mendapatkan pekerjaan, lantas bagaimana dengan profesi tukang bangunan?

Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah mengungkapkan, pihaknya mendukung wacana sertifikasi bagi profesi tukang bangunan sebagai tenaga kerja terampil konstruksi. Menurut Menaker, dengan sertifikasi, selain memudahkan tenaga kerja mendapatkan pekerjaan, juga akan dapat meningkatkan kesejahteraan. Apalagi, sambungnya, peluang penempatan ke luar negeri juga terbuka untuk tukang bangunan.

“Agar kompetensi tukang bangunan diakui dan dapat bersaing dengan tukang negara lain maka harus memiliki sertifikasi,” kata Menaker saat menerima audiensi Dewan Pertukangan Nasional Perkumpulan Tukang Bangunan Indonesia (DPN Perkasa) di kantornya di Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Jumat (7/1/2022).

Menaker pun mendorong DPN Perkasa berkoordinasi dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) agar tukang bangunan segera memiliki sertifikasi.

“Jadi saran saya kepada teman-teman agar menjalin komunikasi dengan BNSP,” ucapnya.

Baca Juga: Kemnaker Gagalkan Pengiriman 59 Calon Pekerja Migran Ilegal

Lebih lanjut Menaker menyampaikan bahwa tukang bangunan yang ada di daerah dapat memanfaatkan keberadaan Balai Latihan Kerja (BLK) dengan kejuruan konstruksi untuk meningkatkan kompetensinya (up skilling).

“Kita punya BLK yang punya kejuruan konstruksi yang anggota DPN bisa memanfaatkan keberadaan lembaga-lembaga pelatihan dalam rangka up skilling, atau skilling bagi mereka yang ingin menjadi tukang,” ucapnya.

“Hampir semua BLK-BLK kita mempunyai kejuruan konstruksi, kecuali Bekasi, Lembang Bandung, Semarang, tapi yang lain hampir semuanya mempunyai kejuruan konstruksi,” imbuhnya.