Di Tengah Pandemi, Emerald Land Pasarkan Klaster Hunian Baru

0
308
Ki-Ka : Joshua (Escala Architects), Daniel, Andri, Novran (EPIC), Robert, Hendra, Andre, Dodi (Emerald Land Development). Saat Peresmian Pembukaan Rumah Contoh Neo Casa, di Pinayungan, Teluk Jambe Timur, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Karawang, Urbancity.id – Menyusul kesuksesan pendahulunya, pengembang Emerald Land Development kembali meluncurkan klaster baru, Neo Casa, sebanyak  146 unit rumah di kawasan terintegrasi Emerald Neopolis, Karawang, Jawa Barat. Harga unit pada klaster hunian yang mengusung konsep “smart simple living” ini dibandrol mulai dari Rp290 jutaan per unit.

Klaster Neo Casa hanya menawarkan unit rumah dengan luas bangunan  yang sama, 22×45 meter persegi. Namun, dari sisi desain ditawarkan dalam tiga pilihan berbeda, mencakup tipe Living, Suite, dan Soho. Ketiga tipe rumah ini didesain layaknya unit apartemen yang mengoptimalkan fungsi setiap ruangan, antara lain ketersediaan mezzanine untuk tempat tidur. Khusus desain tipe Soho merupakan gabungan kedua fungsi, hunian dan kantor (small office home office).

“Seiring dengan pembatasan aktivitas melalui ketentuan belajar dan bekerja di rumah (Work from Home/WFH) sebagai upaya memutus rantai pandemi Covid-19, maka konsep desain ini adalah jawaban atas tingginya kebutuhan masyarakat akan hunian sekaligus tempat kerja yang nyaman,” ungkap Dodi Pramono, Direktur Utama Emerald Land Development, usai seremoni pemilihan unit perdana Klaster Neo Casa, di lokasi proyek Emerald Neopolis, Karawang, akhir pakan lalu.

Selain itu, lanjut Dodi – sapaan akranya – kehadiran Klaster Neo Casa juga diharapkan dapat menjawab kebutuhan hunian bagi generasi millennials (25 – 35 tahun). Mereka menginginkan hunian terjangkau tetapi dari sisi desain lebih simple dan modern, dengan fasilitas penunjang serba lengkap.

“Untuk itu, nantinya di kawasan ini (Emerald Neopolis) kami akan menyajikan berbagai fasilitas penujang sesuai dengan karakter penguhuni, seperti Neo Hub yang dapat berfungsi sebagai coworking space pada area terbuka (outdoor), kolam renang, dan lapangan basket. Sehingga, setiap individu memungkinkan untuk lebih banyak beraktivitas sosial dengan sesama penghuni,” paparnya.

Penampakan Ruang utama Klaster Neo Casa Tipe SOHO 22×45 meter persegi.

Pada Desember 2019 silam, telah dikembangkan Klaster Neo Park sebanyak 100 unit. Menawarkan empat pilihan hunian, yaitu Tipe Amethyst (30/60m2), mencakup dua kamar tidur dan satu kamar mandi, dan dibandrol Rp400 jutaan. Kemudian Tipe Ruby (48/60m2) Rp500 jutaan, Tipe Safir (60/72 m2) Rp600 jutaan, dan Tipe Diamond (88/91 m2) Rp800 jutaan.

“Progres pembangunan keempat tipe hunian pada Klaster Neo Park saat ini tengah memasuki tahap persiapan serah terima kunci. Target kami, sudah bisa melakukan serah terima secara bertahap pada Desember 2020. Kami akan terus menjaga komitmen perseroan untuk menghadirkan produk properti berkualitas dengan delivery tepat waktu,” cetusnya.

Dodi Pramono optimis, meski suasana pandemi Covid-19 tak kunjung mereda, aktivitas penjualan hunian besutan Emerald Land Development masih gencar. Buktinya, penawaran perdana unit-unit rumah pada Klaster Neo Casa melalui sistem NUP (Nomor Urut Pemesanan) mengalami over pemesanan. “Pada pemasaran tahap pertama, hanya menawarkan 100 unit. Tapi, NUP yang kami terima sudah mencapai 111 unit,” imbuhnya.

CEO & Founder Epic Property M. Gali Ade Nofrans selaku konsultan dan coordinator pemasaran Emerald Land Development menambahkan, antusiasme masyarakat Karawang dan sekitarnya memang terbilang tinggi. Karena itu dia berharap, ada tambahan jumlah unit dari total 100 rumah yang tawarkan developer pada pemasaran tahap pertama. “Alhamdulillah, aktivitas pemasaran unit-unit rumah pada Klaster Neo Casa mendapatkan respons yang sangat antusias dari konsumen,” ungkap Nofrans.

Pada kesempatan tersebut, pihaknya juga memberikan banyak kemudahan dan keuntungan bagi konsumen, antara lain adalah cara bayar melalui Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) Millennials dengan uang muka (down payment/DP) hanya 5% dan bisa diangsur hingga 6x cicilan. Bahkan selain bebas biaya BPHTB dan AJB, bagi konsumen yang melakukan transaksi hari ini dengan membayar sekali angsuran DP juga akan mendapatkan voucher belanja senilai Rp500 ribu.

Nofrans mengklaim tingginya antusiasme masyarakat untuk memiliki unit-unit hunian pada Klaster Neo Casa tidak terlepas dari kombinasi strategi pemasaran yang dilancarkan. Selain terus menggencarkan sistem berbasis online digital, pihaknya juga mulai menambah aktivitas pemasaran off line seperti pemasangan spanduk dan baliho serta menebar flayer ke berbagai komunitas masyarakat.

Transaksi kepemilikan rumah bagi masyarakat pekerja terutama generasi millennials di kawasan industri Karawang terbilang cukup mudah. Pasalnya, saat ini pengembang Emerald Land Development telah mendapatkan dukungan dari perbankan konvensional maupun syariah, antara lain Bank BTN dan OCBC NISP, CIMB Niaga, Permata Bank, BNI Syariah, dan Bank Mandiri Syariah.

Sebagai tambahan, Emerald Neopolis menempati area cukup strategis berada di tengah-tengah kota, tepatnya Jalan Raya Pinayungan, Teluk Jambe Timur, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Terletak persis di samping Jalan Tol Jakarta – Cikampek KM 52, dan hanya berjarak sekitar 10 menit menuju exit tol Karawang Barat maupun Karawang Timur.

Bahkan, ke depan lokasinya akan sangat strategis karena berada tepat di samping jalan alteri yang menghubungkan wilayah Karawang Barat dan Karawang Timur. Selama ini akses penghubung kedua wilayah tersebut hanya satu, yaitu melalui pusat Pemerintahan Kabupaten Karawang. Saat ini, rencana pembangunannya sudah memasuki tahap finalisasi.

Pengembangan Emerald Neopolis yang akan mengintegrasikan landed house Klaster Neo Park, Klaster Neo Casa, apartemen, sentra perbelanjaan, perkantoran, sarana pendidikan, dan rumah sakit ini dilakukan secara bertahap. Pertama, menghadirkan kawasan hunian tapak seluas 13 hektare yang dilengkapi fasilitas olah raga serta taman tematik cukup luas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here