Cerita Athar Crosser Cilik Bernyali Besar yang Sukses Sabet Prestasi di Ajang Motocross Nasional

0
223
Muhammad Athar Al Ghifary atau Athar. Crosser cilik asal Kabupaten Bandung Barat (KBB) ini telah lihai menunggangi mini motocross dan berhasil meraih prestasi di sejumlah kompetisi motocross nasional. (Foto: istimewa)

SUMEDANG, urbancity.id – Umurnya terbilang masih bocah (10 tahun), tapi itu tak menyiutkan nyali Muhammad Athar Al Ghifary atau Athar. Crosser cilik asal Kabupaten Bandung Barat (KBB) ini telah lihai menunggangi mini motocross dan berhasil meraih prestasi di sejumlah kompetisi motocross nasional. Kecintaan Athar pada balap motorkros ternyata sudah terlihat dari kecil.

Hobi balap lumpur dikenalkan oleh ayahnya sendiri sekaligus maneger-nya, Hilman Laksana. “Aku suka motor trail dari umur empat (4) tahun. Ayah juga pembalap, aku seneng aja sama motor trail terus aku mau belajar,” kata putra dari Hilman dan Yuni Amelia ini.

Hilman Laksana yang merupakan seorang pembalap garuk tanah terus memberikan nasihat kepada Athar, wajar memiliki rasa takut tapi harus bisa mengalahkan rasa takut itu sendiri. “Takut sih ada tapi saya pesankan ke dia harus bisa mengalahkan rasa takut itu, sekarang saja masih ada itu pen di tanganya akibat jatuh dari balapan sebelumnya,” tutur sang ayah Hilman.

Beberapa kejuaraan bergensi motocross hingga ke Jawa Tengah dan Bali pernah diikuti Athar. “Waktu di Bali itu Kejuaraan Nasional Motocross 2018, kebetulan dia juara nasionalnya di kelas 50cc,” ujar Hilman yang terus mendampingi Athar yang saat ini tergabung dalam Tim Karunia Mandiri Sport Qiblattour VMX KONI KKB ini.

Prestasi membanggakan yang diraih Athar tak diperoleh secara instan. Juara nasional yang kini diembannya merupakan hasil kerja keras panjang pemiliki nomor 23 ini selama 5 tahun terakhir.

“Dia dari umur 3 tahun sudah balap sepeda BMX di sepeda dia juga podium terus. Alhamdulillah dari sana ada sponsor yang menawarkan sepeda motor (minitrail) hingga sekarang dibarengi dengan latihan dan usaha keras,” jelasnya.

Darah pembalap yang mengalir deras dari sang ayah, membuat Athar langsung menyabet gelar juara daerah pada Kejuaraan Daerah (Kejurda) Jawa Barat tahun 2016 silam. Sepanjang 2016, Athar berulang kali meraih gelar juara motocross junior yang diikutinya. Pada 2017, Athar berhasil meraih juara 3 nasional dan kerap meraih juara 1 pada beberapa Kejurda yang diikutinya.

Rasa takut sepertinya sudah hilang dalam diri Athar saat berada di lintasan garuk tanah. Tak jarang ia suka bertanding dengan anak-anak yang usianya lebih tua. “Jadi musuhnya Athar sekarang itu kakak kelasnya ada yang dari Bandung, Jawa Tengah, Jawa Timur, luar pulau ia berani melawan dari pebalap yang usianya diatasnya yang lebih berpengalaman,” ujar Hilman.

Capaian terakhir, crosser cilik itu, yakni turun di ajang Jabar Open Motocross Grasstrack Championship 2020 Series Piala Menpora RI di Sirkuit Motocross Cambora, Sumedang, Jawa Barat, Minggu (30/8).

Dan, lagi-lagi Athar mencuri perhatian, karena berhasil meraih prestasi di ajang olahraga ektrim ini. Di ajang Jabar Open Motocross Grasstrack Championship 2020 Series Piala Menpora RI ia berhasil meraih juara di dua kelas yang diikutinya. Ia menjadi juara I di kelas Special Engine (SE) 65 cc Novice dan menjadi juara I di kelas SE 65 cc.